Kampung Widyawisata

 

 

Terbayang indahnya bila suatu ketika, Wanasigra mewujud jadi kampung pendidikan dan wisata–kampung widyawisata.

Gagasan sederhananya begini: kampung Wanasigra menjadi sebuah ‘sekolah’ bagi setiap warganya, warganya menjadi guru sekaligus siswanya dengan alamnya sebagai bahan ajar. Guna mendukung terwujudnya kampung pendidikan diperlukan daya dukung kehidupan sosioekonomi yang bagus yang akan bersoko kepada pengembangan wisata alam kampung Wanasigra sendiri.

Bukankah begitu menggoda membayangkan di Wanasigra ada sentra wisata alam berupa pemandian air yang bersumber dari bukit-bukit yang terjaga kelestariannya. Di sekitar pemandian, tersedia saung-saung bambu dan kayu di atas kolam dimana pengunjung bisa mendapat layanan pepes atau bakar ikan segar. Beberapa area pesawahan diubah menjadi bukit-bukit kecil buatan yang ditumbuhi rumput dimana kelinci-kelinci dilepas bebas berlarian. Sementara itu, bagi pengunjung anak-anak disediakan wahana permainan berbasis alam seperti flying fox dan sejumlah paket outbond lainnya.

Jongko-jongko penjual aneka penganan khas Wanasigra berjejer rapi di sepanjang jalan menuju lokasi pemandian dan permainan alam. Area perparkiran yang tertata dikelola dengan baik. Penarik ojek memberikan layanan transportasi dengan santun dan bersahabat. Petani sekali-kali memberikan layanan kursus singkat kepada para pengunjung–bahkan ada paket praktik ‘gacong’ bagi pengunjung yang waktu kunjungannya bertepatan dengan musim panen padi. Atau beberapa penyadap nira akan memberikan pengalaman menarik bagi pengunjung yang ingin menyadap sendiri nira yang hendak diminumnya. Begitu pula halnya dengan pembuat gula, pengrajin bambu dan sebagainya.

Selain itu semua, Wanasigra juga banyak menyediakan ‘gubuk buku’ dimana pengunjung bisa membaca buku-buku dari berbagai jenis. Dan bagi mereka yang lebih suka membaca ebook atau sekedar browsing beberapa titik dirancang sebagai hotspot area.

Sejak konsep yang diharapkan adalah kampung widyawisata maka modal awal yang wajib dimiliki oleh Wanasigra adalah kesamaan visi di antara sesama warganya. Sebab tanpa itu, amatlah sulit impian ini menjadi kenyataan!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: