Déjà Vu

Juli 10, 2011 oleh Dodi Kurniawan |

Kemarin, Sabtu, 9 Juli 2011, saya mengalami dua kali déjà vu dalam waktu yang hanya berselang satu jam. Kejadian yang pertama terjadi di sekolah dan yang kedua saya alami di rumah.

Bagi yang belum begitu akrab dengan apa yang disebut déjà vu, penjelasan sederhananya begini: kita tiba-tiba merasakan aliran waktu berjalan mundur. Waktu seolah merosot. Meluncur balik dari masa depan. Dan kita akan mendapatkan diri kita mengatakan kepada diri kita sendiri, ‘Lho, ini kan pernah saya alami!’. Singkatnya, waktu seolah menumpuk seperti halnya seutas tali yang dijatuhkan secara vertikal sehingga tali tersebut jatuh bertumpuk pasrah dalam satu lingkaran sembarang.

Terus terang saja, sebetulnya saya suka gejala unik otak ini. Serasa main prosotan. Hanya saja prosotan otak. Atau mungkin seperti main selancar air. Memang semua perlu hiburan dan penyegaran, tak terkecuali otak.

Menurut mbah Google, déjà vu adalah sebuah frasa Perancis dan artinya secara harafiah adalah “pernah lihat / pernah merasa”. Maksudnya mengalami sesuatu pengalaman yang dirasakan pernah dialami sebelumnya. Fenomena ini juga disebut dengan istilah paramnesia dari bahasa Yunani para (παρα) yang artinya ialah “sejajar” dan mnimi (μνήμη) “ingatan”. Jadi, déjà vu samasekali bukan hal baru, malah sudah lama menjadi misteri bagi para ilmuwan lawas. Dan yang lebih menarik lagi—masih dari mbah Google—menurut para pakar, setidaknya 70% penduduk bumi pernah mengalami fenomena ini.

Konon, Emile Boirac, seorang ahli ilmu kejiwaan Perancis yang menemukan istilah déjà vu ini dalam bukunya L’Avenir des sciences psychiques (Masa Depan Ilmu Jiwa). Ia meneliti fenomena ini sejak tahun 1876, namun ia tidak pernah secara tuntas menyelesaikan penelitiannya. Tak kurang ilmuwan sekaliber Sigmund Freud juga sempat meneliti gejala eksentrik otak ini.

Barangkali—saya tidak bermaksud oportunis lho– gejala unik otak ini bisa jadi menjadi setetes air untuk fatamorgana ‘wisata kala’ bagi mereka yang tergila-gila perjalanan waktu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: