Guru

The syllable gu means shadows
The syllable ru, he who disperses them,
Because of the power to disperse darkness
the guru is thus named.

Advayataraka Upanishad 14—18, verse 5

Terdorong oleh sebuah obrolan santai tentang guru, saya membuka-buka halaman maya mencari arti kata guru. Ternyata sangat menarik. Ternyata dalam bahasa Sansekerta suku kata gu berarti kegelapan ru artinya menghilangkan. Makna yang terkandung dalam kata guru benar-benar menggambarkan tugas mulia penyandangnya.

Terasa benarnya, lirik lagu Terima Kasih Guruku, yang beberapa waktu lalu begitu digandrungi kedua anak saya–Sabeela dan Yaqzhan–berikut ini:

…tak bisa baca tulis/mengerti banyak hal/tanpamu apa jadinya aku…

Guru Pertama adalah Tuhan dan Guru Kedua adalah para nabi.  Setelah itu, ada banyak tingkatan guru berdasarkan lingkup dan cakupan pengaruhnya. Saya sendiri adalah seorang pengajar di sebuah sekolah. Tapi kalaupun secara bahasa seorang pengajar biasa disebut juga guru, maka sangat sulit bagi saya mengidentifikasi pada tingkatan terbawah mana saya berada.

Dalam obrolan tadi  saya mengatakan bahwa tugas guru adalah menghidupkan kata-kata–dan bukan sekedar membunyikannya. Kata-kata yang diucapkan seorang guru sejati akan tetap hidup dalam hati pendengarnya bahkan kata-kata tersebut bisa menghidupkan. Kata-kata seperti itu bukan lagi hasil artikulasi melainkan hembusan ruh dalam wujud kata.

Hal yang menarik lainnya dari kata guru adalah ucapan alm. Bapak Ali  Mukhayat–dalam sebuah Kursus Pendidikan Agama (KPA)  tahun 90-an. Sepintas lalu beliau menyebutkan bahwa nama Anaxagoras dan Phytagoras berasal dari kata anaxaguru dan phytaguru. Sangat hipotetis memang, namun juga sangat menggoda untuk dipertimbangkan mengingat kapasitas kedua penyandang nama tersebut.

Pernyataan sepintas lalu dari ‘guru’ dalam KPA tersebut begitu berkesan di benak saya sekaligus membuktikan bahwa kata-kata seorang guru bisa benar-benar ‘hidup’.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: